BeritaNasionalOrganisasiPratama Media News Lampung Utara

Aspirasi Mahasiswa Diterima Pemerintah, Pertemuan di Istana Jadi Langkah Awal

Para mahasiswa pun sepakat bahwa pertemuan ini menjadi awal positif untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah. “Pertemuan malam ini memberi semangat untuk terus mengkritik dan mengoreksi bangsa. Kritik adalah bentuk kecintaan terhadap negara,” kata salah satu perwakilan.

Pratama Media News, Jakarta, Kamis (4/9/2025) — Perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog langsung dengan jajaran pemerintah di Istana Negara, Kamis (4/9/2025) malam. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan dinilai menjadi ruang strategis untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat iklim demokrasi di Indonesia.

Dialog ini dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro. Para mahasiswa menilai undangan silaturahmi ini sebagai bentuk keterbukaan pemerintah dalam merespons suara generasi muda.

Baca juga:
DPR RI Terima 16 Organisasi Mahasiswa, Bahas Tuntutan Investigasi dan RUU Perampasan Aset

Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, mengatakan pemerintah menunjukkan respons positif. “Tadi Bapak Mensesneg sudah memberikan respon yang cukup baik dan akan segera disampaikan ke Bapak Presiden. Sebetulnya Pak Presiden ingin menemui kami, namun beliau harus menghadiri acara Maulid di Istiqlal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, Kaleb Otniel Aritonang, yang menilai pemerintah siap mengakomodasi aspirasi mahasiswa. Sementara itu, Phalosa dari Universitas Yarsi menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal komitmen tersebut.

“Apapun tuntutan yang kami sampaikan hari ini, tetap perlu kami kawal bersama masyarakat. Pengawalan ini penting agar setiap aspirasi tidak berhenti di ruang dialog,” tegasnya.

Dari kelompok Cipayung, Ketua Umum DPP GMNI Risyad Fahlefi menyoroti perlindungan terhadap aktivis sebagai isu utama. Adapun Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyullah Cokro, menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah.

“Bahwa kendala-kendala yang dihadapi pemerintahan sebaiknya juga disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa sebagai agen intelektual bisa ikut membantu, tidak hanya menuntut, demi kemajuan bangsa,” jelasnya.

Risyad menambahkan, pemerintah telah menerima aspirasi mahasiswa dan berjanji menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait. “Intinya aspirasi diterima dan akan ditindaklanjuti secepatnya. Kita tunggu saja respons berikutnya dari pemerintah maupun DPR,” ucapnya.

Para mahasiswa pun sepakat bahwa pertemuan ini menjadi awal positif untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah. “Pertemuan malam ini memberi semangat untuk terus mengkritik dan mengoreksi bangsa. Kritik adalah bentuk kecintaan terhadap negara,” kata salah satu perwakilan. (Prie/PMN).

Judul: Aspirasi Mahasiswa Diterima Pemerintah, Pertemuan di Istana Jadi Langkah Awal
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Editor: Suprianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button