BeritaPolitikPratama Media News Lampung Utara

Reses DPRD Lampung Tengah di Candi Rejo: Beni Bicara Soal Jalan Rusak hingga Gaji RT

Beberapa warga menyampaikan beragam keluhan yang tengah mereka alami, seperti belum dibayarkannya gaji RT selama tiga bulan, jalan kabupaten yang rusak di beberapa titik termasuk jalur Candi Rejo–Boyolali–Banjarkarta Rahayu, hingga kekurangan tenaga medis di desa-desa.

Pratama Media News, Lampung Tengah Senin (23/6/2025) — Untuk menjalankan fungsi legislasi sekaligus menyerap aspirasi rakyat secara langsung, anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan reses tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, pada Senin (23/6/2025) dan dihadiri oleh sepuluh anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) V.

Reses kali ini dihadiri oleh sepuluh anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, di antaranya:

  1. Victorius Beni Wibisono (Politisi Gerindra)
  2. H. Firdaus Ali, S.Sos. (Politisi Gerindra)
  3. Syaifudin (Politisi Golkar)
  4. Lucken Felario (Politisi Golkar)
  5. Yulius Heri Susanto, S.E. (Politisi Golkar)
  6. Prasetio (Politisi PKB)
  7. Wayan Eka Mahendra (Politisi PDI Perjuangan)
  8. Rizani Andi Wilaya, A.Md. (Politisi NasDem)
  9. Rilla Setiarni, A.Md. (Politisi PAN)
  10. Jauhari Subing, S.E. (Politisi PKS)

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Way Pengubuan, Kepala Kampung Candi Rejo beserta perangkat desa, serta sekitar 120 warga yang hadir untuk menyampaikan aspirasi dan usulan terkait pembangunan di kampung mereka.

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah pernyataan politisi Gerindra, Victorius Beni Wibisono, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Tengah. Dalam sesi dialog bersama warga, Beni menegaskan bahwa kegiatan reses bukanlah sekadar seremonial, melainkan momen penting untuk mendengar suara rakyat dari akar rumput.

“Kami datang ke sini bukan untuk pencitraan. Ini bukan panggung politik, tapi ruang dengar yang jujur antara rakyat dan wakilnya. Kami ingin tahu langsung apa yang jadi keluhan dan harapan warga—dari soal infrastruktur jalan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga urusan administrasi. Semuanya penting dan harus dicatat sebagai prioritas,” tegas Beni.

Ia menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang dikumpulkan dalam reses ini akan dirumuskan sebagai Pokok Pikiran DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk ditindaklanjuti.

“Kalau jalan rusak, kita cari solusinya. Kalau tenaga medis kurang, kita perjuangkan kuotanya. Kalau gaji RT belum cair, kita kejar kenapa bisa mandek. Setiap suara rakyat, harus direspons dengan kerja nyata, bukan janji basa-basi,” ujar Beni dengan nada serius.

Beberapa warga menyampaikan beragam keluhan yang tengah mereka alami, seperti belum dibayarkannya gaji RT selama tiga bulan, jalan kabupaten yang rusak di beberapa titik termasuk jalur Candi Rejo–Boyolali–Banjarkarta Rahayu, hingga kekurangan tenaga medis di desa-desa.

Di akhir kegiatan, para anggota dewan menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pembangunan yang terjadi tidak hanya terasa di pusat kota, tetapi benar-benar menyentuh dan mengubah wajah desa. (Suhaili Fijjay/PMN).

Judul: Reses DPRD Lampung Tengah di Candi Rejo: Beni Bicara Soal Jalan Rusak hingga Gaji RT
Editor: Suprianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button