BeritaKesehatanPratama Media News Lampung UtaraWirausaha

Pimpinan Cabang Aisyiyah Kotabumi Utara Adakan Pembuatan Cemilan Sehat dan Bergizi Berbahan Baku Kearifan Lokal

Beberapa inovasi atau kreasi terhadap produk pangan lokal dengan memanfaatkan nama, bentuk, warna, trend penyajian, dan kemasan yang popular atau terkenal oleh konsumen atau masyarakat ternyata mampu menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi produk pangan lokal.

Pratama Media News, Lampung Utara, Sabtu (16/11/2024) | Pimpinan Cabang Aisyiyah Kotabumi Utara Adakan Pembuatan Cemilan Sehat dan Bergizi Berbahan Baku Kearifan Lokal | Indonesia sangat beragam dan kaya akan sumber pangan lokal. Potensi ketersediaan pangan lokal Indonesia sangat melimpah. Pangan lokal merupakan produk pangan yang telah lama diproduksi, berkembang dan dikonsumsi di suatu daerah atau suatu kelompok masyarakat lokal tertentu.

Salah satu cara yang bisa ditempuh dalam melakukan kreasi terhadap produk pangan lokal agar sesuai dengan preferensi konsumen saat ini adalah dengan melakukan inovasi terhadap nama, bentuk, trend penyajian, dan kemasan dari produk pangan lokal. Sebagai misal memberi nama, bentuk, trend penyajian, dan kemasan produk pangan lokal dengan nama, bentuk, cara penyajian, dan kemasan yang lagi trend atau sedang digandrungi oleh konsumen atau masyarakat.

Beberapa inovasi atau kreasi terhadap produk pangan lokal dengan memanfaatkan nama, bentuk, warna, trend penyajian, dan kemasan yang popular atau terkenal oleh konsumen atau masyarakat ternyata mampu menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi produk pangan lokal.

Peserta latihan saat sedang mengikuti materi pada kegiatan pengabdian dosen UMKO kepada masyarakat dengan tema Inovasi bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara pada Sabtu (26/11/2024) – (Sumber: Supangat/PMN)

Umumnya produk pangan lokal diolah dari bahan baku lokal, teknologi lokal, dan pengetahuan lokal pula. Di samping itu, produk pangan lokal biasanya
dikembangkan sesuai dengan preferensi konsumen lokal pula. Sehingga produk pangan lokal ini berkaitan erat dengan budaya lokal setempat. Karena itu, produk ini sering kali menggunakan nama daerah, seperti gudeg jogya, dodol garut, jenang kudus, beras cianjur, dan sebagainya.

Program pengabdian dosen UMKO (Universitas Muhammadyah Kotabumi) pada Sabtu (16/11/2024) menggali kekayaan bahan pangan lokal khususnya di Dusun Tanjung Anom RT. 06 / RW. 04 Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara atau rumah kediaman Dwi Margiyati, S.Pd., atau yang akrab disapa Mbak Tatik.

Peserta latihan saat mengabadikan momen foto bersama pada kegiatan pengabdian dosen UMKO kepada masyarakat dengan tema Inovasi bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara pada Sabtu (26/11/2024) – (Sumber: Supangat/PMN)

Penggalian bahan pangan lokal tersebut dikembangkan sesuai dengan era globalisasi, dimana semua yang kita lakukan dan kita konsumsi harus sesuai perkembangan agar tidak tertinggal jauh oleh trend.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat melalui Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kotabumi Utara tentang teknologi tepat guna pengolahan pangan lokal sebagai makanan cemilan yang sehat dan bergizi menggunakan bahan baku lokal berupa ketela pohon atau singkong dan jagung.

Hadir pada kegiatan tersebut Pimpinan Daerah Aisyiyah Lampung Utara, Eni Munisa, M.Pd., Majelis Dikdasmen, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lampung Utara, yang juga menjadi dosen di UMKO. Nampak hadir juga pada kegiatan tersebut, para Guru Agama Kotabumi Utara, para Guru SDN 5 Madukoro, Kotabumi Utara.

Kegiatan diawali pengantar awal materi yang disampaikan oleh salah seorang dosen UMKO, Dr. Sri Widayati, M. Hum., dan materi pokok disampaikan oleh Hadid Al Hafidz, S.K.M.

Program pengabdian dosen UMKO ini, menurut Eni Munisa, M.Pd., rutin dilaksanakan setiap tahun yang bergulir setiap bulan, baik itu kepada kelompok masyarakat, sekolah-sekolah, ataupun majelis-majelis yang ada di masyarakat.

Peserta latihan saat mengabadikan momen foto bersama pada kegiatan pengabdian dosen UMKO kepada masyarakat dengan tema Inovasi bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara pada Sabtu (26/11/2024) – (Sumber: Supangat/PMN)

Salah seorang peserta, Mbak Tatik, yang juga menjadi fasilitator kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjadi sebuah usaha sampingan dan penghasilan tambahan keluarga.

Hal senada juga disampaikan oleh PDA Lampung Utara, Eni Munisa, M.Pd., bahwa kami para dosen memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat didalam membagi ilmu.

Dengan khidmat para peserta menyimak dan mengikuti semua arahan yang disampaikan oleh Hadid Al Hafidz, S.K.M., selaku pemberi materi sampai dengan selesai.***

Judul: Pimpinan Cabang Aisyiyah Kotabumi Utara Adakan Pembuatan Cemilan Sehat dan Bergizi Berbahan Baku Kearifan Lokal.
Jurnalis: Supangat
Editor: Suprianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button