Rembuk Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa di Desa Campang Gijul, Abung Pekurun
"Rembuk stunting dilakukan melalui diskusi terarah untuk mendapatkan komitmen desa dan menyepakati kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memastikan konvergensi baik yang akan dilakukan pada tahun berjalan maupun untuk dimasukkan dalam RKP desa tahun berikutnya"
Pratama Media News, Lampung Utara, Rabu (13/09/2023) – Rembuk Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa di Desa Campang Gijul, Abung Pekurun – Rembuk Stunting merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun berikutnya, dan juga menjadi amanat Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penanganan stunting.

Proses rembuk stunting berfungsi sebagai forum musyawarah antara kader kesehatan, masyarakat desa, dan unsur-unsur lainnya dengan pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di desa.
Rembuk stunting dilakukan melalui diskusi terarah untuk mendapatkan komitmen desa dan menyepakati kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memastikan konvergensi baik yang akan dilakukan pada tahun berjalan maupun untuk dimasukkan dalam RKP desa tahun berikutnya.
Dalam kesempatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan pada hari Selasa, 12 September 2023, Pemerintah Desa Campang Gijul, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara melakukan kegiatan tersebut guna mendukung program pemerintah dalam mencegah gejala stunting. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Abung Pekurun serta Forkopimcam, KUA, Puskesmas Kecamatan Abung Pekurun, Babinkamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, BPD, LPM, dan seluruh Aparatur Desa Campang Gijul.

Selain rembuk stunting yang dilaksanakan pada penitikberatan tentang pencegahan kekurangan gizi bagi anak-anak, Desa Campang Gijul pada hari yang sama (Selasa, 12 September 2023) juga melaksanakan kegiatan MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) untuk menuju desa yang aktif, dilanjutkan dengan acara Musrenbangdes, yang menampung usulan dari masyarakat untuk rencana pembangunan pada tahun yang akan datang.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 07.30 WIB tersebut kemudian dilanjutkan kembali setelah ishoma (istirahat, sholat, makan), dengan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Campang Gijul, Johan Wahyudi, didampingi oleh Sekretaris Desa, Camat Abung Pekurun, Babinkamtibmas, BPD, Pendamping Desa dan seluruh Aparatur Desa melaksanakan pembagian BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) kepada 44 KPM (Kader Pembangunan Manusia) Desa Campang Gijul, dan berakhir pada pukul 15.30 WIB.

Saat dimintai keterangan oleh Pratama Media News, Johan Wahyudi menjelaskan bahwa dengan pelaksanaan rembuk stunting diharapkan gangguan pertumbuhan pada anak karena kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan dapat dihindari.
Baca juga:
100 Hari Kerja Kades Campang Gijul, Abung Pekurun
Penjelasan Kepala Desa Campang Gijul tentang kegiatan Rembuk Stunting, MMD, Musrenbang, dan pembagian BLT dapat disimak pada audio di bawah ini saat kontributor Pratama Media News mengikuti acara tersebut. (Prie/PMN).
***
Judul: Rembuk Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa di Desa Campang Gijul, Abung Pekurun
Editor: Suprianto




