Lomba Pidato Bahasa Lampung
"Kegiatan ini diselenggarakan selain untuk mengasah kemampuan literasi para pelajar, juga sebagai upaya pelestarian bahasa daerah Lampung sekaligus merupakan rangkaian kegiatan menyambut peringatan HUT Republik Indonesia ke-78"
Pratama Media News, Lampung Utara, Kamis (10/08/2023) – Lomba Pidato Bahasa Lampung – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lampung Utara, menggelar lomba pidato berbahasa Lampung tingkat SMP se-Kabupaten Lampung Utara di Taman Olah Seni, Kotabumi Lampung Utara, pada Kamis (10/08/2023).
Kegiatan ini diselenggarakan selain untuk mengasah kemampuan literasi para pelajar, juga sebagai upaya pelestarian bahasa daerah Lampung sekaligus merupakan rangkaian kegiatan menyambut peringatan HUT Republik Indonesia ke-78 pada tahun ini.

Seperti yang diketahui bersama bahwa bahasa Lampung memiliki beberapa dialeg, diantaranya; dialeg Abung, dialeg Pesisir, dialeg Pubian, dan dialek Komering. Sementara itu untuk Kabupaten Lampung Utara sendiri dialeg bahasanya adalah dialeg Sungkai dan dialeg Abung.
Dalam hal ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lampung Utara sebagai penyelenggara kegiatan membebaskan para peserta untuk menggunakan dialeg yang peserta kuasai, yang menjadi penilaian dari juri adalah pengucapan, intonasi, gaya pidato, dan kesesuaian materi. Para juri ini berasal dari para guru yang mengampu pelajaran bahasa Lampung.

Berkesempatan hadir pada acara ini Bunda Literasi Kabupaten Lampung Utara Hj. Nur Endah Sulastri Budi Utomo, S.Pd., M.M., yang didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lampung Utara, Dra. Sri Mulyana, M.M.

Acara lomba dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Lampung Utara, Adrie, S.H.,M.M., yang mewakili Bupati Lampung Utara, serta dihadiri juga jajaran pejabat Pemkab Lampung Utara.
Dalam sambutannya, Hj. Nur Endah Sulastri mengatakan bahwa selaku bunda literasi Kabupaten Lampung Utara tentunya sangat bersyukur karena pada hari ini diselenggarakan lomba Pidato berbahasa Lampung tingkat SMP se-Kabupaten Lampung Utara.
“Kita semua tentu menyadari bahwa masa depan anak-anak kita ini juga merupakan masa depan bagi bangsa dan negara. Masa depan itu kan terlihat sepuluh atau dua puluh tahun ke depan, dimana saat jutaan anak yang ada sekarang ini memasuki usia dewasa dan produktif,” ujarnya.

Merekalah, sambungnya, yang nantinya menjadi pelaku pembangunan di berbagai sector kehidupan. Dan kelak diantara mereka ada yang berperan sebagai pimpinan bangsa yang akan turut menentukan arah perjalanan negara dan daerah kita.
“Anak-anak yang cerdas hari ini akan menjadi pemimpin yang cerdas di masa datang. Dan pemimpin yang cerdas akan berusaha membangun bangsa dan negaranya menuju masyarakat yang maju, adil, makmur dan sentosa,” ucapnya.
Karena itu, melalui ajang lomba pidato ini anak-anak dapat didorong untuk gemar mencari literasi sebagai referensi sehingga akan membentuk masyarakat yang literat. Terlebih, pidato yang dilombakan adalah pidato bahasa Lampung yang merupakan kebanggan masyarakat daerah.

“Saya berharap kita semua dapat memasyarakatkan literasi dan meliteratkan masyarakat, sehingga Kabupaten Lampung Utara ini menjadi Kabupaten yang berbudaya literasi,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Lampung Utara, Dra. Sri Mulyana, M.M., menerangkan para peserta yang mencapai 39 orang tersebut, terlihat antusias dalam mengikuti perlombaan.

Sri Mulyana menambahkan, dipilihnya lomba pidato berbahasa Lampung bertujuan untuk terus mengangkat nilai budaya lampung. Target kita pelajar SMP karena usia ini beranjak dari anak-anak hingga remaja, sehingga bahasa dan Budaya Lampung jangan sampai terkikis.
Disela acara pada tempat yang sama, Balkis Harmiyati, S.Kep, M.K.M., yang merupakan salah seorang Kabid pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lampung Utara, mengatakan penyelenggaraan lomba ini juga merupakan proses pembelajaran yang panjang, karena para peserta terlebih dulu mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari para guru pendamping masing-masing.

“Bahasa Lampung saat ini semakin terpinggirkan, sebagian anak-anak muda kita malu menggunakan bahasa Lampung. Sedangkan itu adalah kekayaan budaya kita masyarakat Lampung yang sudah semestinya kita junjung tinggi. Karena itu, melalui lomba ini kita mengajak generasi muda membiasakan menggunakan bahasa Lampung,” ucap Balkis saat dimintai keterangan oleh Pratama Media News di Taman Olah Seni Kabupaten Lampung Utara yang menjadi lokasi perlombaan.
Lomba pidato berbahasa Lampung yang diikuti oleh 39 peserta tersebut menghasilkan pemenang atau juara lomba sebagai berikut;
- Pemenang/Juara:
Juara 1: SMPN 7 Kotabumi
Juara 2: SMPN 1 Abung Surakarta
Juara 3: SMPN 3 Kotabumi - Pemenang/Juara Harapan:
Juara Harapan 1: SMPN 10 Kotabumi
Juara Harapan 2: SMPN 1 Ab. Selatan
Juara Harapan 3: SMPN 3 Abung Barat
“Dan untuk juara lomba ini nantinya akan kita ikut sertakan dalam perlombaan ditingkat Provinsi,” ucap Sri Mulyana usai pelaksanaan lomba. (Ratu/PMN)
***
Judul: Lomba Pidato Bahasa Lampung
Editor: Prie




