Fogging Massal di Kelurahan Rejosari untuk Cegah Demam Berdarah (DBD)
Dengan sinergi yang baik antara warga, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan, diharapkan Kelurahan Rejosari bisa terbebas dari ancaman DBD dalam waktu dekat.

Pratama Media News, Lampung Utara, Kamis (20/2/2025) | Fogging Massal di Kelurahan Rejosari untuk Cegah Demam Berdarah (DBD) | Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Kelurahan Rejosari masih menjadi momok yang membebani warga masyarakat Kabupaten Lampung Utara, khususnya di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi. Hal ini terutama dirasakan di RT 03 LK 05, yang kembali mengalami kasus DBD.
Pada Kamis, 20 Februari 2025, dilakukan penyemprotan fogging di dua titik lokasi, yakni di rumah Bapak Sapsa Rudi dan di rumah Bapak Hi. Suhirman, yang keduanya merupakan warga RT 03 LK 05 yang terserang Demam Berdarah (DBD).
Gerak cepat dilakukan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, Puskesmas 1 Kotabumi Ilir, serta tim dari Kelurahan Rejosari. Mereka segera menindaklanjuti laporan warga terkait kasus DBD ini.
Triana Putri, S.ST., M.Kes., selaku Kepala Puskesmas 1 Kotabumi Ilir, langsung melakukan peninjauan ke lokasi yang akan difogging. Beliau juga menurunkan tim petugas untuk memantau dan melaksanakan fogging di dua titik tersebut.
“Hari ini, selain melakukan fogging di Kelurahan Rejosari, kami juga melakukan penyemprotan di beberapa tempat lain yang terindikasi rawan DBD,” ujar Triana Putri.
Lurah Rejosari, M. Rahadiyan Arisdatama, S.H., mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Puskesmas 1 Kotabumi Ilir dan tim kesehatan. “Kami sangat berterima kasih atas respon cepat ini. Harapan kami, warga semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD,” ujarnya.
Kasi Kesra Tibum dan Linmas, Rejosari, Sahril, S.E., juga menambahkan, “Kami akan terus memantau situasi ini dan bekerja sama dengan warga untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat. Pencegahan adalah langkah terbaik agar DBD tidak terus menghantui Kelurahan Rejosari.”
Upaya ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran Demam Berdarah di wilayah tersebut. Pihak Puskesmas juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan 3M Plus: Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang dapat menampung air, serta melakukan upaya pencegahan tambahan seperti menabur bubuk larvasida dan menggunakan kelambu saat tidur.
Dengan sinergi yang baik antara warga, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan, diharapkan Kelurahan Rejosari bisa terbebas dari ancaman DBD dalam waktu dekat.***![]()
Judul: Fogging Massal di Kelurahan Rejosari untuk Cegah Demam Berdarah (DBD)
Jurnalis: Romli Moershaf
Editor: Suprianto



