Lampung Utara Gelar World Clean Up Day 2025, Warga Rejosari Antusias Gotong Royong Massal
Di Kota Kotabumi, aksi bersih-bersih berlangsung di sejumlah titik. Salah satunya di Kelurahan Rejosari, di mana warga bersama aparat kelurahan turun langsung bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan.

Pratama Media News, Kotabumi, Lampung Utara, Jum’at (26/9/2025) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam gerakan World Clean Up Day 2025. Kegiatan diwujudkan dalam aksi Gotong Royong Massal secara serentak, yang digelar Jumat pagi (26/9/2025) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di lingkungan kerja dan pemukiman warga.
https://youtu.be/2io0UR5kBgM?si=bH3mtSdevOT8xlZY
Di Kota Kotabumi, aksi bersih-bersih berlangsung di sejumlah titik. Salah satunya di Kelurahan Rejosari, di mana warga bersama aparat kelurahan turun langsung bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Lurah Rejosari, Rahadiyan, menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang kebersihan lingkungan dan kesehatan publik.
“World Clean Up Day bukan sekadar kegiatan serimonial. Ini momentum memperkuat kebiasaan menjaga kebersihan sehari-hari. Dengan gotong royong, kita ingin lingkungan Rejosari tetap bersih, sehat, dan terhindar dari penyakit seperti demam berdarah,” ujar Rahadiyan.
Di wilayah Kelurahan Rejosari, kegiatan difokuskan pada beberapa titik, antara lain di RT 03 LK 05. Warga setempat tampak antusias; mereka membersihkan sekitar Masjid Nurul Yakin dan pos ronda, serta lingkungan rumah masing-masing. Anak-anak kelompok pemuda masjid (Rismawan dan Rismawati) juga aktif membantu membersihkan halaman masjid dan area pos ronda dengan semangat gotong royong.
Selain kegiatan di tingkat kelurahan dan RT, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar pula rangkaian kegiatan pendukung, termasuk Pasar Murah yang dipusatkan di Stadion Sukung, Kelapa Tujuh Kotabumi selama 3 hari (26-28 September 2025). Kehadiran pasar murah di samping aksi bersih-bersih memberi manfaat ganda: meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menguatkan partisipasi masyarakat dalam program kebersihan lingkungan.
Pelaksanaan World Clean Up Day 2025 di Lampung Utara menjadi bukti bahwa semangat bergotong royong masih hidup. Dengan kebersamaan warga dan dukungan pemerintah, diharapkan lingkungan semakin bersih, sehat, dan aman untuk ditinggali. (Romli Moershaf/PMN).![]()
Judul: Lampung Utara Gelar World Clean Up Day 2025, Warga Rejosari Antusias Gotong Royong Massal
Editor: Suprianto




