Qeisya MJS, Kios Burung dengan Harga Ekonomis
"Burung merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak diminati. Keindahan bulu, bentuk fisik, serta kicauannya tak ayal mampu membuat banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan burung favoritnya"
Pratama Media News, Lampung Utara, Selasa (17/10/2023) – Qeisya MJS, Kios Burung dengan Harga Ekonomis – Burung merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak diminati. Keindahan bulu, bentuk fisik, serta kicauannya tak ayal mampu membuat banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan burung favoritnya.

Kios “Qeisya MJS” milik Ridho Irawan (33) yang berlokasi di Jln. Ahmad Akuan (Samping Masjid Al-Hikmah) Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara, yang buka dari jam 08.00 WIB hingga 17.30 WIB ini sudah berdiri sejak lebih kurang 1,5 tahun yang lalu. Kios ini menyediakan berbagai macam burung yaitu burung Lovebird, Parkit, Jalak Suren, Kenari, Kacer, Murai Batu, dan burung masteran Cungko.
Selain menjual berbagai macam burung, kios ini juga menyediakan kandang burung, makanan burung, makanan ikan dan aksesories untuk perawatan burung.
Kisaran harga burung di kios ini mulai dari Rp. 70.000 hingga Rp. 500.000 atau lebih tergantung dari jenis burungnya.
“Yang paling laku di sini sih burung Kacer dan Masteran Cungko” jelas Ridho kepada Pratama Media News, Senin (16/10/2023).
“Harga burung, aksesories, dan makanan burung di kios ini terjangkau, dan harganya pun harga pasaran, di kios ini juga lumayan lengkap burungnya,” ujar Muji salah seorang pembeli yang saat itu tengah membeli kroto untuk burung Kacer peliharaannya.

Untuk aksesories berupa kandang burung, Ridho menjelaskan menjual berbagai produk dan merk yang ia beli langsung dari distributor.
Sedangkan untuk jenis makanan burung yang tersedia di kios ini berupa kroto, ulat hongkong, jangkrik, serta rupa-rupa voer (makanan olahan), dan obat-obatan/vitamin untuk burung.




Sedangkan untuk ketersediaan burung-burung dagangannya Ridho mengatakan memperolehnya dari para pemelihara burung rumahan.
“Kecuali untuk jenis lovebird, saya dapat pasokan dari seorang rekan di Pringsewu, Kabupaten Pesawaran,” jelas Ridho.
Ridho awalnya adalah seorang pecinta burung biasa. Dia rajin mengikuti lomba burung kicau dari satu tempat ke tempat lainnya.
Banyak kompetisi dia menangkan saat mengikuti kontes lomba burung kicau. Hingga kemudian ada orang tertarik membeli burungnya yang memenangkan lomba. Meski sayang, Ridho akhirnya melepas burung spesial yang telah banyak mengantar dia jadi juara.
Dirasa modal telah cukup, dia kemudian memberanikan diri untuk membuka kios burung.


Untuk total modal usaha pertama lebih kurang Rp. 68 juta. Modal ini pun tidak keseluruhan miliknya. Ia bekerja sama dengan seseorang yang enggan disebutkan namanya.
“Untuk omzet, hasil atau keuntungan, yaa lumayan, alhamdulillaah, disyukuri saja,” terang Ridho sambil memberikan nomor WhatsApp yang dapat dihubungi jika ada pecinta burung kicau yang memerlukan kebutuhan untuk burung peliharaannya +62 852-6836-9444, atau melalui messenger pada akun Facebook Ridhoo Irawaan.
Meski begitu, hobi harus tetap jalan meski dengan segala keterbatasan. Ia bersama beberapa rekannya tetap menyalurkan hobinya kontes/lomba burung dengan cara menyesuaikan dengan kesibukannya di kios miliknya, pungkas Ridho kepada Pratama Media News. (Prie/PMN-LU).
***
Judul: Qeisya MJS, Kios Burung dengan Harga Ekonomis
Editor: Suprianto




