BeritaEkonomiPariwisataPratama Media News Lampung UtaraTravelingWirausaha

Senja di Maliosewu, Malioboro-nya Pringsewu Lampung

Berkunjung ke Maliosewu, Anda akan disuguhkan dengan aroma menggoda dari berbagai hidangan yang ditawarkan. Bagi pecinta kuliner tradisional, jangan lewatkan untuk mencicipi Seruit, hidangan khas Lampung yang terbuat dari ikan air tawar yang digoreng kering dan disajikan dengan sambal tempoyak.

Pratama Media News, Pringsewu, Minggu (5/5/2024) – Senja di Maliosewu: Malioboro-nya Pringsewu Lampung – Warga Pringsewu selalu berkreasi dalam menghadirkan destinasi wisata kuliner yang baru. Bagi para pecinta kuliner dan penjelajah rasa, mungkin sudah mendapat kabar tentang Maliosewu.

Terinspirasi dari Malioboro Jogyakarta, Maliosewu menghadirkan perpaduan apik antara wisata kuliner dan suasana jalanan yang semarak. Dibuka pada akhir tahun 2023, tepatnya pada Sabtu (30/12/2023) oleh Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah. Tempat makan ini menjadi destinasi favorit bagi pecinta kuliner lokal maupun luar daerah.

Suasana senja di Maliosewu, Pringsewu, Lampung – (Sumber: Prie/PMN)

Dikutip dari salah satu laman resmi Website Pringsewu, Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan pembukaan kuliner Maliosewu ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan pemerintah daerah dalam rangka mengakhiri tahun 2023 dan menyongsong tahun baru 2024.

“Beberapa waktu lalu kami menerima aspirasi dari masyarakat, bahwa katanya dulu tempat ini sebetulnya sudah direncanakan sebagai tempat kuliner, tapi kondisi saat itu belum memungkinkan,” ujarnya.

Masjid Rayyan Mujahid yang terletak didepan pintu masuk area Maliosewu Pringsewu Lampung, sebagai penunjang sarana ibadah bagi pengunjung – (Sumber: Prie/PMN)

Berbicara fungsi trotoar, kata Pj. Bupati, tentunya merupakan fasilitas yang dikhususkan bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas, sehingga trotoar yang dibangun tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas petunjuk untuk penyandang disabilitas.

“Kalau pada pagi hingga sore hari tentunya trotoar ini digunakan oleh masyarakat khususnya para pejalan kaki. Tetapi pada malam hari kurang dimanfaatkan, sehingga kami mengijinkan trotoar ini dipergunakan oleh para pelaku UMKM sebagai tempat usaha kuliner khusus pada malam hari,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Adi Erlansyah, bahwa UMKM telah terbukti sebagai salah satu usaha yang dapat bertahan pada masa pandemi. Sehingga ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengembangkan UMKM guna menopang sektor ekonomi Kabupaten Pringsewu.

Lokasi dan Fasilitas Maliosewu

Maliosewu terletak di ruas jalan menuju Komplek Pemkab Pringsewu, tepatnya di Kawasan Tugu Gajah, Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo.

Akses yang mudah dan lokasi yang strategis menjadikan Maliosewu mudah dijangkau dari berbagai penjuru.

Dilengkapi dengan puluhan lapak yang tertata rapi, Malioboro Pringsewu ini menawarkan berbagai pilihan kuliner lezat. Mulai dari makanan tradisional khas Lampung, jajanan kekinian, hingga hidangan nusantara lainnya.

Pengunjung Maliosewu Pringsewu Lampung sedang menikmati kuliner yang tersedia – (Sumber: Prie/PMN)

Pengunjung juga dimanjakan dengan area duduk yang nyaman dan bersih, serta fasilitas pendukung seperti toilet dan tempat parkir yang memadai.

Menjelajahi Rasa dan Hiburan

Berkunjung ke Maliosewu, Anda akan disuguhkan dengan aroma menggoda dari berbagai hidangan yang ditawarkan. Bagi pecinta kuliner tradisional, jangan lewatkan untuk mencicipi Seruit, hidangan khas Lampung yang terbuat dari ikan air tawar yang digoreng kering dan disajikan dengan sambal tempoyak.

Pengunjung Maliosewu Pringsewu Lampung sedang menikmati kuliner yang tersedia – (Sumber: Prie/PMN)

Bagi penyuka rasa pedas, Sate Taichan dengan bumbu kacang pedasnya siap menggoyang lidah. Siomay Ayam dan Bakso Malang juga menjadi pilihan favorit para pengunjung.

Tak hanya itu, tempat makan Maliosewu juga menyediakan berbagai jajanan kekinian seperti Pisang Goreng Crispy, Cilor, dan Es Kepal Milo yang digemari anak muda.

Maliosewu tak hanya memanjakan perut, tapi juga menghadirkan suasana yang menghibur.

Penulis saat mengabadikan momen foto bersama keluarga di Maliosewu Pringsewu Lampung sambil menyantap kuliner tradisional, kethoprak – (Sumber: Prie/PMN)

Diiringi alunan musik akustik dari para musisi lokal, pengunjung dapat menikmati hidangan lezat sambil bersantai dan bercengkrama dengan keluarga dan sahabat, pun anda wajib mengajak orang terkasih ke kawasan ini, agar tercipta suasana yang semakin romantis. (Prie/PMN)

***

Judul: Senja di Maliosewu, Malioboro-nya Pringsewu Lampung
Editor: Suprianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button