BeritaNasionalPratama Media News Lampung Utara

Ribuan Massa Gelar Aksi di Bandar Lampung, Tiga Remaja Diamankan Bawa Molotov

Setelah berlangsung sekitar empat jam, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dan siap membuka ruang dialog.

Pratama Media News, Bandar Lampung, Senin (1/9/2025) – Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Massa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menyuarakan sepuluh tuntutan, mulai dari pengesahan RUU Perampasan Aset, pemotongan gaji dan tunjangan DPR, peningkatan kesejahteraan guru dan dosen, hingga pemecatan sejumlah menteri bermasalah di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Aksi dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Massa datang dengan berbagai atribut, termasuk spanduk protes dan replika keranda mayat yang dijadikan simbol duka atas insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online dalam insiden dengan kendaraan taktis Polri. Suasana sempat memanas, namun aksi tetap berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.

Baca juga:
Bupati Lampung Utara Terima Aspirasi Aksi Damai Aliansi Pemuda dan Mahasiswa

Pihak kepolisian sejak pagi telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas menuju kawasan DPRD. Barikade kawat berduri hingga mobil water cannon disiagakan untuk mengantisipasi kericuhan. Meski demikian, massa tetap dapat menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka.

Di tengah jalannya demonstrasi, aparat TNI mengamankan tiga remaja di kawasan Simpur Center, sekitar pukul 10.00 WIB. Ketiganya diduga membawa bom molotov dan salah satunya diketahui masih berstatus pelajar SMA asal Lampung Tengah. Mereka segera dibawa ke pihak berwenang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah berlangsung sekitar empat jam, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dan siap membuka ruang dialog. Di waktu yang hampir bersamaan, PW Muslimat NU Lampung menggelar doa bersama untuk kedamaian bangsa di Pahoman, sebagai bentuk dukungan agar situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung menginstruksikan pembelajaran daring untuk tingkat PAUD hingga SMP pada hari ini. Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi keamanan, dengan rencana aktivitas tatap muka kembali normal pada Selasa (2/9/2025).

Dengan berakhirnya aksi secara damai, pemerintah daerah menyatakan optimisme bahwa penyampaian aspirasi masyarakat tetap berjalan bertanggung jawab tanpa mengganggu pelayanan publik. (Prie/PMN).

Judul: Ribuan Massa Gelar Aksi di Bandar Lampung, Tiga Remaja Diamankan Bawa Molotov
Editor: Suprianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button